73. Kita Masih Bertemu Lagi

1051 Words

Langkah kaki mereka terdengar pelan… menyusuri jalan sempit keluar dari gang. Koper ditarik. Tas disandang. Dan tanpa banyak kata… mereka berjalan meninggalkan rumah itu. Rumah kecil yang telah menjadi saksi… begitu banyak luka. Begitu banyak perjuangan. Sampai di depan gang… sebuah kendaraan online sudah menunggu. Perjalanan menuju stasiun berlangsung dalam diam. Tidak ada percakapan berarti. Hanya suara kendaraan… dan pikiran masing-masing yang sibuk. --------- Stasiun mulai terlihat ramai. Orang-orang berlalu lalang. Suara pengumuman terdengar bersahutan. Langkah mereka melambat. Seolah tanpa disadari… ada perasaan berat yang menahan. Nayla menggenggam tangan Rian. Erat. Seakan takut kehilangan. Atau mungkin… takut benar-benar harus pergi. Astuti berjalan di s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD