Nayla merasa sedikit lebih ringan malam itu. Besok adalah hari Minggu. Setidaknya untuk satu hari, ia tidak perlu memikirkan pekerjaannya di kantor. Tidak perlu melihat wajah Zayn yang selalu membuat suasana hatinya kacau. Ia bisa mengisi harinya dengan sesuatu yang lebih menyenangkan. Apalagi hari ini juga menjadi hari terakhir Rita berada di kota ini. Pagi nanti, sahabatnya itu akan berangkat bersama calon suaminya. Mereka akan menikah di kota tempat pria itu bertugas. Memikirkan hal itu membuat hati Nayla terasa hangat sekaligus sedikit sedih. Rita adalah salah satu orang yang selalu ada di sisinya selama ini. Teman yang sering mendengarkan keluh kesahnya, juga orang yang tidak pernah memandang rendah dirinya. Karena itulah Nayla ingin melakukan sesuatu sebelum sahabatnya pergi

