Suasana riuh rendah masih memenuhi ruangan usai Livia dibawa pergi oleh suaminya. Beberapa teman masih saling berbisik, menggeleng-geleng kepala sambil sesekali melirik ke arah Chandra yang sedang bersalaman hangat dengan mereka. "Maaf, Ndra," ujar salah seorang teman sambil merangkul bahu Chandra. "Kami sempat salah sangka sebelumnya. Sekarang jelas siapa yang sebenarnya bermasalah di sini." Chandra menjabat erat tangan temannya. "Tidak apa-apa. Terima kasih sudah mau mendengarkan penjelasan gue." Satu per satu tamu mulai berpamitan. Saat Milea dan Lusi hendak pergi, Lusi tiba-tiba berhenti dan menatap Naina yang masih duduk tenang di kursinya. Dengan langkah ragu-ragu, Lusi mendekati Naina. Naina mengangkat wajahnya, matanya bertemu dengan Lusi tanpa ekspresi. Tubuhnya tetap tak berg

