[153] Takut Gagal

1926 Words

"Hah? Kembar?" "Ya. Lihat!" Wili menyodorkan foto USG Lena kepada abang iparnya. Genta menerima itu, bahkan Nandar dan Gilang menggerumuti. "Wah ... iya lagi. Ada dua bijinya." "Itu janin," koreksi Wili atas ucapan Gilang. "Ih, keren, keren!" Ini Nandar. Memandang takjub pada hasil USG yang sebetulnya tak dia pahami, tak dia tahu bagaimana cara membaca secarik foto USG itu. "Berapa usianya ini, Wil?" tanya Genta. "Sekitar dua bulanan." "Cie ... enam bulan lagi bakal punya bayi, nih, Bang, di rumah. Langsung dua lagi," seloroh Gilang. Wili tersenyum. "Benar. Doakan semoga lancar, selamat, dan sehat sampai lahir nanti, ya, Lang." "Pastilah. Pasti kami doakan." Genta menimpali. "Aamiin," ucap Gilang. Nandar juga turut serta mengaminkan. Well, mereka sedang kumpul di rumah lawas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD