Malam di Jakarta merayap pelan, namun di dalam unit penthouse yang menjadi saksi bisu perjuangan mereka, suasana terasa begitu hangat dan sakral. Setelah seharian penuh dengan emosi yang menguras jiwa—mulai dari penerimaan hadiah personal yang mengharukan hingga pengakuan atas sejarah pribadi mereka—Lily Rosemont dan Ethan Blackwell kini berdiri di ambang sebuah babak baru yang benar-benar bersih. Tidak ada lagi bayang-bayang Victoria yang menghantui, tidak ada lagi rasa tidak aman yang menyelinap di antara celah-celah kepercayaan diri Lily. Mereka telah sampai pada sebuah tonggak sejarah yang nyata: sebuah titik di mana masa lalu tidak lagi menjadi beban, melainkan menjadi kompas yang mengarahkan mereka pada kematangan cinta yang sejati. Lily berdiri di balkon kamar utama, menatap hamp

