Bab 149

704 Words

Fabian berlari kecil menuju area ayunan dengan langkah penuh semangat, tangannya kecil tapi genggamannya mantap ketika menarik tangan gadis kecil itu agar mengikutinya. Gadis itu sempat ragu, langkahnya tertahan, matanya menatap ayunan yang bergerak perlahan tertiup angin, seolah benda itu terlalu besar dan asing baginya. Namun Fabian tersenyum lebar, senyum polos tanpa beban, seakan ingin meyakinkan bahwa semua akan baik-baik saja. Fabian membantu gadis itu duduk di kursi ayunan. Tangannya yang kecil berusaha menahan agar ayunan tidak bergerak terlalu kencang. Setelah memastikan gadis itu duduk dengan aman, Fabian berdiri di belakangnya. Ia menaruh kedua tangannya di punggung ayunan, lalu mendorongnya pelan-pelan. Ayunan itu bergerak pelan, maju dan mundur, iramanya lembut. Gadis kecil

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD