Bab 136

2547 Words

Setelah dua hari penuh ketegangan, obat mulai bekerja stabil dalam tubuh Fabian. Demamnya turun perlahan, keringat dingin yang sebelumnya membasahi dahinya mulai menghilang, dan pipinya yang pucat mulai mendapatkan sedikit warna kembali. Celine baru bisa bernapas lega ketika Fabian mulai membuka mata tanpa menangis, meski masih lemah. Ketika Fabian bisa tersenyum kecil saat melihat boneka rusa yang dibelikan Frans di Nara, Celine hampir menangis bahagia. Keesokan harinya, dokter periksa ulang dan mengatakan kondisi Fabian sudah membaik. Perawat melepaskan infus dengan hati-hati, dan Fabian hanya meringis sedikit. Celine langsung memeluk anaknya erat-erat. Frans menepuk kepala Fabian dan berkata, “Pintarnya anak Papa.” Fabian hanya mengangguk kecil dan bergelayut di lengan Frans, masih man

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD