Bab 66

1036 Words

Alana duduk di dalam mobil hitamnya yang diparkir tak jauh dari rumah orang tua Celine. Jari-jarinya mengetuk setir dengan irama pelan, sementara tatapan matanya tajam penuh kebencian. Ia menatap ke arah jendela rumah besar itu, di mana dari balik tirai tipis tampak siluet Celine dan Frans sedang tertawa bersama Papa dan Mama Celine di ruang makan. “Bahagia sekali mereka, ya,” gumam Alana lirih dengan nada getir. “Kau pikir aku akan diam saja melihatmu tertawa, Celine? Kau sudah merebut semuanya dariku, dan sekarang kau pikir hidupmu akan berjalan mulus?” Senyumnya melengkung sinis, begitu dingin hingga siapa pun yang melihat pasti bisa merasakan niat jahat di baliknya. Ia menekan tombol panggilan di ponselnya, dan tak lama kemudian seorang pria dengan tubuh kekar datang mendekat ke mobi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD