Bab 119

2172 Words

PAGI ITU SETELAH SARAPAN Setelah sarapan penuh pujian tadi, rumah terasa damai. Fabian duduk di lantai ruang tengah dengan krayonnya, menggambar entah apa—kadang rumah, kadang mobil, kadang dinosaurus tanpa bentuk. Celine berkata sambil mengambil tasnya, “Fabian, nanti kita ke minimarket sebentar ya. Mama mau beli beberapa barang.” Fabian langsung berdiri sambil memeluk krayon. “Mau ikut Mama! Mau naik kereta dorong yang ada di toko!” Celine tertawa. “Iyaaa, boleh. Ayo ganti baju dulu.” Sementara Fabian bersiap, Frans keluar dari kamar dengan laptop. “Cel, aku meeting dari rumah ya? Ada revisi dari Kevin sebelum meeting besar nanti.” Celine mencium pipinya. “Oke, Papa kerja. Mama bawa Fabian belanja dulu. Jangan lupa minum.” Frans mengangguk. “Iyaaa, Mama pintar.” Celine mend

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD