“Wow, kita mau ke mana ini, Mas?” Anaya berdiri di depan vila dengan mata berbinar melihat sebuah Toyota Land Cruiser 4x4 warna hitam doff terparkir gagah di halaman. Ban besar, rangka tinggi, jelas bukan mobil jalanan kota biasa. Gabriel keluar dari pintu vila membawa tas kecil milik Anaya yang tertinggal di sofa. Ia memberikannya pada sang istri tanpa banyak penjelasan. “Ke gurun saja,” jawabnya singkat. “Ke gurun saja?” ulang Anaya sambil memiringkan kepala. “Mas ngomongnya kayak ‘ke warung saja’. Ini kita mau apa ke gurun?” Gabriel membuka pintu depan dan naik ke kursi pengemudi. “Naik.” Anaya mendengus kecil tapi tetap masuk ke kursi penumpang. “Mas tuh kalau kasih kejutan tuh minimal kasih teaser dikit kek. Ini kayak diculik suami sendiri.” Gabriel menyalakan mesin. Suara mesin

