Restoran itu terletak di lantai atas sebuah gedung modern di pusat kota. Dari dinding kaca yang mengelilinginya, gemerlap lampu-lampu jalan mulai hidup seiring senja yang turun perlahan. Ferdy dan Zola duduk di sebuah meja yang cukup jauh dari keramaian, memberi mereka ruang untuk berbicara tanpa banyak telinga menguping. Sejak tadi Zola sibuk memandangi suasana kota dari ketinggian. Ada semacam semangat di matanya, semangat yang sejak siang tadi terlihat jelas ketika ia menyusuri area proyek bersama Ferdy. Dunia konstruksi itu benar-benar baru baginya—suara mesin, peta denah di atas meja, diskusi para mandor dengan helm putih. Semua hal itu membuatnya seperti anak kecil yang baru menemukan mainan baru. Kini, setelah semua riuh itu usai, suasana jauh lebih tenang. Mereka berdua hanya dit

