Tatapan yang Menggoda

1155 Words

Hari itu, kantor terasa lebih hening dari biasanya. Udara dingin dari AC berpadu dengan aroma kayu dan rempah dari diffuser di sudut ruangan, menciptakan atmosfer tenang yang mengusik. Di ruang kerja Jafran, aroma itu lebih pekat—memenuhi setiap celah dengan keharuman mewah dan tegas, seperti kehadiran lelaki yang menempatinya. Gina mengetuk dua kali sebelum masuk, seperti biasa. Pakaian kerjanya hari itu tampak rapi dan profesional—blus putih yang diselipkan rapi ke dalam rok pensil abu-abu. Rambutnya diikat setengah, membingkai wajah dengan keseimbangan antara dingin dan menggoda. Tatapan matanya tajam, tapi ada sesuatu di baliknya … sesuatu yang tidak bisa dijelaskan, hanya dirasakan. Jafran berdiri menghadap jendela besar yang menghadap ke lanskap kota. Punggungnya tegap. Satu tangan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD