Panasnya Api Cemburu.

1242 Words

Sore hari, Ferdy mencoba menjemput Zola seperti biasa. Tapi Zola sudah lebih dulu mengirim pesan: “Aku pulang sendiri. Ada file yang harus aku bawa ke rumah.” Ferdy menatap layar ponselnya lama, merasa makin resah. Ia tidak tahu apa yang terjadi. Apakah benar hanya PMS seperti dugaannya kemarin? Atau ada sesuatu yang lebih serius? Malam itu, apartemen mereka hening. Zola duduk di meja kerja kecilnya, sibuk membuka laptop. Ferdy hanya bisa menatap dari sofa, merasa seperti orang asing di rumah sendiri. “Zola …,” panggilnya pelan. “Hm?” sahut Zola tanpa menoleh. “Kamu kenapa akhir-akhir ini? Kayak ngejauh dari aku.” Zola mengetik beberapa detik sebelum menjawab. “Aku cuma capek, Fer. Kerjaan lagi banyak.” Ferdy menghela napas, mendekat, lalu berdiri di samping meja. “Aku tahu kamu ca

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD