Jatuh Lebih Dalam.

1137 Words

Ada jeda. Sunyi. Tapi bukan sunyi yang canggung—ini sunyi yang sarat tegangan. Seperti udara sebelum hujan turun. Seperti napas yang tertahan sebelum tubuh meledak oleh sesuatu yang tak bisa lagi dikendalikan. Jafran mengangkat tangan, lalu mengambil gelas dari genggaman Gina. Tangannya menyentuh punggung telapak Gina—halus, pelan, seperti sengaja ingin meninggalkan jejak tak kasatmata. Ia menaruh gelas itu ke meja terdekat, lalu tetap berdiri di sana. Dekat. Terlalu dekat. Hidung mereka nyaris bersentuhan. Nafasnya terasa hangat di wajah Gina. Lalu ia menyentuh—dengan sangat perlahan—sisi lengan Gina. Sentuhan yang ringan tapi mengandung janji. Seolah ia sedang mengukur sesuatu: apakah Gina akan menarik diri… atau malah membiarkan. Gina tidak bergerak. Tidak menolak. Tak juga bicara.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD