Bayang-bayang Dari Masa Lalu.

1108 Words

Cahaya pagi menembus tirai tipis, membias ke dalam kamar dengan lembut. Udara masih segar, dan keheningan hanya dipecah oleh detik jam dinding yang stabil. Zola membuka mata pelan. Tubuhnya masih berat, tapi sensasi hangat langsung ia rasakan. Lengan kokoh melingkar di pinggangnya, menahan dirinya erat seolah tak mengizinkan ia pergi. Ia menoleh sedikit. Ferdy masih terlelap di sampingnya, napasnya dalam, wajahnya tenang untuk pertama kalinya. Tapi posisi tangannya… posesif sekali. Seolah-olah Zola adalah sesuatu yang bisa hilang kalau ia lepas barang sebentar. Zola tersenyum samar. Ada bagian dari dirinya yang merasa terikat, bukan karena keterpaksaan, melainkan karena hangatnya genggaman itu. Perlahan, ia menggeser tubuhnya, mencoba keluar tanpa membangunkan Ferdy. Butuh usaha bebera

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD