26. Katakan ... Apa Kau Menyukai Sentuhanku? (21+)

1300 Words

Di bawah pantulan lampu kolam yang samar, suasana malam itu terasa begitu berat dan sarat akan gairah yang menyesakkan. Dewangga tidak melepaskan tatapannya dari Aruntala, bahkan saat napas wanita itu memburu tak beraturan di hadapannya. Jemarinya yang dingin karena air kini menelusuri garis bahu Aruntala hingga ke leher, memberikan sensasi yang membuat bulu kuduk wanita itu meremang hebat. ​“Apa yang kau rasakan saat aku menyentuh kulitmu seperti ini, Aru?” bisik Dewangga. Suaranya rendah, serak, dan penuh dengan d******i yang tak terbantahkan. ​Aruntala menunduk, matanya terpejam erat, berusaha mencari sisa-sisa kewarasan yang mulai menguap. “Saya... Saya tidak tahu, Tuan. Rasanya aneh dan... salah.” ​Dewangga tertawa kecil, sebuah tawa yang terdengar tajam di telinga Aruntala. Ia m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD