Bab 155: Mengantar Sekolah

1232 Words

Andre pergi bersama putranya setelah selesai sarapan, meninggalkan Maura sendiri menunggui ayahnya. “Nanti aku mampir ke sini setelah mengantar Evan dan ganti baju,” Andre mengecup kening istrinya itu. Evan mencium tangan kakeknya dan memeluk ibunya sebelum pergi. “Mama hati-hati ya. Jangan khawatir, Kakek akan baik-baik saja.” Maura tersenyum seraya mengecup pipi putranya. “Belajar yang baik di sekolah.” Andre menggandeng duplikat dirinya itu menyusuri koridor rumah sakit. Hari sudah semakin siang, makin banyak orang yang berlalu-lalang. Dan kehadiran ayah dan anak itu seakan mengalihkan semua pandangan ke arah mereka. “Hei, itu bocah tadi yang sama ibunya? Bapaknya setampan itu?” “Pantas saja anaknya ganteng.” Beberapa bisik-bisik sampai ke telinga Evan membuatnya jengah. Ia tak s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD