“Papa makan yang banyak ya, biar cepet sehat,” Maura mengambil sarapan ayahnya dan bersiap menyuapinya setelah selesai membantunya berganti pakaian. “Papa udah baikan kok.” “Iya. Jangan terlalu mikirin perusahaan, biar Anthony sama Nicholas yang urus.” “Kamu kasih tahu mereka Papa di sini?” “Iya. Nanti biar bisa gantian nungguin Papa. Gak apa-apa kan kalau Maura gak bisa seharian nungguin Papa.” “Gak apa-apa. Kamu kan masih punya bayi. Ayra sama siapa?” “Sama Omanya.” “Nanti kalau dokter sudah ke sini kamu mau pulang gak apa-apa, kasihan Ayra. Dia masih full ASI kan.” “Kita lihat nanti ya, Pa. Udah aku stok kok ASI untuk Ayra.” Setelah menyuapi ayahnya, Maura mengecek ponselnya. Belum ada kabar apapun dari Andre. Hanya pesan dari Nicholas, menanyakan dia harus menggantikan Maura j

