Bab 157: Skorsing

1108 Words

Wajah Evan begitu ceria meninggalkan ruang kepala sekolah menuju pintu keluar. Baginya, ayahnya benar-benar jenius. Ia tak akan lupa wajah Albert dan ayahnya tadi ketika mereka sama-sama diskorsing dan diberi tugas mengikuti orang tuanya bekerja. Evan jelas senang bukan main. Mengikuti ayahnya bekerja jauh lebih menantang untuknya dibandingkan duduk di ruang kelas mendengarkan pelajaran. Evan justru bisa belajar lebih banyak saat bersama ayahnya. Ia akan browsing apapun hal baru yang ia dapatkan kemudian mengkonfirmasikannya dengan ayahnya. “Kamu ke kantor sama sopir. Papa akan pulang untuk ganti baju dulu pakai taksi.” “Kenapa Papa harus naik taksi?” “Kamu mau Papa diinterogasi Oma kenapa kamu gak sekolah?” “Harusnya tadi kita pakai mobil Papa saja.” Andre hanya melirik anaknya. “

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD