Sarah mendengar kabar jika Aksa dan Kamelia pindah ke rumah Takizaki, itu membuatnya geram dan marah. Darahnya mendidih mengetahui jika bahkan Daylon dan Zalikha turut membuka pintu rumah mereka lebar-lebar untuk ‘gundik’ suaminya itu. “Kamelia sialan! Rupanya dia tak bisa diremehkan!” geramnya. Randy tersenyum miring melihat ‘kekasih’nya itu uring-uringan sejak tadi, sudah habis berapa gelas wine dia teguk. Wajahnya sudah memerah dan matanya sayu, akibat efek minuman yang mulai naik. “Yah, jika dilihat dia memang lumayan juga. Nggak heran Aksa tergila-gila sama dia–ups! Aku hanya bicara fakta saja, Sayang–HEI!” Randy tertawa ketika Sarah melotot dan melemparnya dengan sandal rumah yang dipakainya. “Kamu pun sama mata keranjangnya sama dia, Sialan!” umpat Sarah. Randy tersenyum, dia

