Menemui Sarah.

1109 Words

Aksa merasa pikirannya terombang-ambing, teringat ketika dia terbangun di samping Sarah tanpa mengenakan sehelai benangpun. Sekilas saja dia sudah bisa menebak apa yang terjadi di antara mereka. “Sialan!” umpatnya meremas rambut dengan frustasi. Aksa menoleh pada Sarah yang tampak terlelap di sampingnya. Berbaring dengan tubuh polos tanpa busana. “Wanita ular!” geramnya marah. Aksa mendekat, matanya nanar melihat wajah Sarah yang tengah terpejam kelelahan setelah percintaan mereka yang luar biasa. Aksa tak mau mengingat sedikitpun apa saja yang dia lakukan bersama Sarah, karena semua itu berkelebat di dalam ingatannya meski dia melakukannya dalam keadaan setengah sadar. Aksa mengulurkan tangannya, dengan nafas memburu dia mendekat dan mengurung Sarah di bawahnya. Sosoknya menghalang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD