Para Daun Muda Perkasa.

1105 Words

Melaju menuju kota kembali, Aksa terlihat mengemudi dengan wajah tegang. Sarah mengatakan jika dia sudah menemukan bukti jika Aksa benar-benar sudah menikahi Kamelia, sekretarisnya. “Mau apa dia sebenarnya!” geramnya kesal. Aksa tentu tak bisa membuat Kamelia cemas tadi, terpaksa dia harus berbohong dan bersandiwara di hadapan Kamelia seolah semuanya baik-baik saja. “Max,” “Ya, Pak?” sahut Max dari seberang sana “Di mana istriku sekarang?” tanya Aksa sambil fokus mengemudi. “Bukankah Anda baru dari sana, Pak?” Aksa termangu sebentar, dia lalu tertawa gemas sendiri menyadari jika yang dimaksud oleh Max adalah Kamelia, padahal Aksa menanyakan tentang Sarah. “Sarah, di mana dia?” ulangnya. Max pun baru paham akhirnya. “Eh, Nyonya Sarah ada di rumah. Ada apa, Pak? Apa ada sesuatu?”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD