Nathan, yang masih di dalam mobil, melihat perubahan postur Indri. Tanpa berpikir panjang, dia membuka pintu, turun, dan melangkah cepat menghampiri gadisnya yang sedang berhadapan dengan seorang pria. Dia berdiri di samping Indri, dan tatapannya langsung bertemu dengan mata Surya. Pria tua itu sudah berjalan menghampiri, bayangnya memanjang diterangi lampu. "Pak." Nathan menyapa, suaranya tenang meski dalam dadanya dia merasakan debar yang sama. Dia bisa merasakan tubuh Indri menegang di sampingnya, tangannya tanpa sadar meraih jemari Indri dan menggenggamnya erat. Surya menatapnya dari ujung rambut hingga ujung kaki, matanya menyipit mencoba mengingat. "Anda ini ...?" Suaranya berat, penuh selidik. "Saya putra Pak Ardha." Nathan menjawab dengan nada hormat, meski tetap tegap. "Omnya C

