109. Paket-2

810 Words

Abby mengerjap. "Elsa?" Ia mengingat nama itu. Wanita yang pernah datang, yang berpakaian formal, yang matanya terlalu tajam saat menatapnya. "Aku akan beri tahu Damian," kata Abby, berusaha berdiri. "Kenapa tidak kamu temui dulu?" Ester tersenyum tipis. "Kamu istrinya. Nyonya rumah di sini. Temui saja. Cari tahu apa yang ia inginkan." Abby menghela napas, lalu mengangguk. Ia berjalan ke ruang tamu, langkahnya pelan. Elsa sudah berdiri di dekat sofa, blus krem, rok pensil, rambut tersanggul rapi. Begitu melihat Abby, ia tersenyum, tapi senyum yang tidak sampai ke mata. "Halo." Elsa menyapa lebih dulu. "Silakan duduk." Abby menunjuk kursi, lalu duduk di seberangnya. Elsa tidak langsung duduk. Ia berdiri, matanya mengamati Abby. "Kedatangan saya ke sini, saya ingin melihat keadaan Suri

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD