KESAKSIAN

1711 Words

“Rafa mana, Kak?” tanya Helia. “Ada tuh, lagi digantiin popok sama ayahnya,” jawab Arani. “Mas Fan ngga ngantor berarti, Kak? Atau pulang cepat hari ini?” Arani mengangguk. “Pulang pas jam makan siang. Dari tadi Rafa dikekep terus sama dia. Dikasihin ke aku kalau minta nyusu aja.” “Enak dong, Kak... bisa istirahat.” Arani menghela napas panjang. “Ngga juga, Ya. Badan sih sempat istirahat sebentar. Tapi pikiran tetap mumet.” “Pokoknya, kalau ngerasa ngga sanggup menjawab, bilang aja, ya Kak?” ujar Della, psikolog yang datang ke Surabaya untuk mendampingi Arani memberikan kesaksian di persidangan hari itu. “Kakak baru lahiran lho, secara fisik juga belum pulih sepenuhnya. Jadi kalau terasa berat dan mau istirahat sebentar, atau bahkan menyudahi kesaksian, itu sangat boleh. Pengadilan b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD