Bab 79.

1826 Words

Tifa POV Aku baru tahu ternyata Arda seganas itu. Oh, maksudku bukan ganas menakutkan seperti binatang bias itu. Bukan! Mungkin kata yang lebih tepat untuknya adalah … jantan maksimal. Aku terkekeh mengingat kegilaan suamiku. Wah … luar biasa. Kurasakan wajahku memanas saat bayangan kegiatan ranjang kami melintas. Ternyata seperti ini yang namanya menikah. Dari pagi sampai malam sibuk. Mengurus rumah, ke toko, lalu bercinta. Tapi herannya aku sama sekali tidak merasa lelah yang berlebihan. Padahal sebelum menikah dan menjalani kehidupan pernikahan yang sebenarnya, seperti yang satu minggu terakhir aku jalani bersama Arda–aku jarang sekali memasak. Hanya kerja di toko lalu Jam 10 malam sudah tidur. Rutinitas seperti itu sering kali membuatku kelelahan. Yang sekarang tidak terasa lelah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD