Bab 44. Jalan Yang Terbaik

1177 Words

“Saya bermaksud baik, saya mau minta izin sama Om dan Tante. Saya mau minta izin melamar Keysha. kalau Om dan Tante berkenan, saya siap dalam waktu dekat ini.” Seketika semua terdiam. Ruangan yang sejak tadi tegang semakin menegang. Keysha yang duduk di samping Aksa berusaha percaya kalau pria itu bisa menyelesaikan ini dengan baik. Kepala Keysha menunduk, sesekali dia mencuri pandang ke arah Bara dan tentu Lisa. Keduanya tampak kaget, tetapi sepertinya Bara sudah bisa memprediksi apa yang Aksa katakan. Beda dengan Lisa. Bara berdeham, lalu dia menjawab, “dalam rangka apa anda mau melamar putri saya? Ah, iya, katanya anda dosen di kampusnya Keysha?” “Betul, Om. Saya memang dosen di kampus Keysha. Kalau ditanya dalam rangka apa, karna saya ingin serius dengan anak Om. Saya ingin menjalin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD