Dengan langkah riang Keysha menaiki tangga, menuju lantai tiga. Lantai di mana kelasnya berada. Masih dengan keriangannya dia berjalan, sambil sesekali membalas sapaan teman-temannya. Setibanya di depan kelas, Keysha perlahan membuka pintu. Kelas dimulai sepuluh menit lagi, yang pasti kelas masih sepi. Tapi tidak apa, Keysha memilih masuk kelas lebih awal. Saat masuk, Keysha dibuat kaget karena melihat sosok Aksa tengah duduk sambil membaca buku. Bukan duduk di kursi dosen, melainkan di kursi mahasiswa. Karena tidak mungkin mengurungkan niat, Keysha melangkah pelan sambil terus memperhatikan Aksa. “Bagus ngga telat.” Mendengar itu Keysha berdecak. Tidak telat salah, telat lebih salah. Jadi harus bagaimana?! Dengan wajah ditekuk Keysha berjalan menuju kursinya untuk duduk. Namun saat aka

