Tidak ada ruang operasi putih steril dengan dinding berlapis keramik anti-bakteri. Ini adalah bungker klandestin di kedalaman lima belas meter dibawah pelabuhan terbengkalai, sebuah fasilitas medis darurat yang dibangun khusus untuk para kriminal tanpa nama. Lampu halogen berkekuatan tinggi menyorot tajam dari atas plafon beton, menciptakan bayangan-bayangan menakutkan dari instrumen baja yang berjejer di atas nampan perak. Di atas meja operasi berbahan stainless steel yang dingin, Bastian Elvano berbaring telentang. Kedua pergelangan tangannya diikat kuat menggunakan sabuk kulit tebal pada sisi meja, bukan untuk menahannya kabur, melainkan agar refleks kejut sarafnya tidak merusak proses operasi. Di antara giginya, ia menggigit sebuah gulungan handuk kecil hingga serat-serat kain itu

