Angin laut utara berhembus membawa aroma karat, garam, dan mesiu yang terbakar. Di bawah guyuran hujan badai yang tak kunjung mereda, pelabuhan kargo terbengkalai itu telah berubah wujud menjadi ladang pembantaian yang sesungguhnya. Bastian bergerak bak bayangan maut di antara labirin kontainer baja berkarat. Senapan taktis Heckler & Koch bertengger kokoh di tangannya, memuntahkan rentetan timah panas yang merobek kegelapan malam. Kilatan api dari moncong senjata menyinari wajahnya yang keras, menampilkan rahang yang terkatup rapat dan sepasang mata obsidian yang menyala oleh kegilaan murni. Di sisi kanan dan kirinya, puluhan tentara bayaran bertato dari serikat Kai ikut merangsek maju, membalas tembakan musuh dengan kebrutalan jalanan yang tak kenal ampun. Namun, terlepas dari serangan

