Lintang duduk terdiam di atas ranjang rumah sakit, menatap kosong ke ujung kakinya. Beberapa saat kemudian ia memejamkan mata seraya menarik nafas panjang. Dan kembali membuka matanya dan melempar pandangan ke arah jendela kaca. Salju mulai menipis seiring dengan musim dingin yang sebentar lagi berakhir. Ranting-ranting pohon yang beku mulai mencair, menggeliat kembali menyambut musim semi yang akan datang. Bunga-bunga akan kembali bersemi dan cuaca tidak akan sedingin kemarin. Tapi hatinya yang kini membeku, perasaan cinta yang dulu pernah mekar nan indah kini layu. Tak ada lagi perasaan hangat dan bahagia di sana, hanya rasa sakit karena dikhianati oleh orang yang selama ini menjadi tempat ia menggantungkan seluruh hidupnya. Lintang menarik nafas yang kembali terasa berat, ketika ia

