My Beautiful Wife

1587 Words

Beberapa lama mereka diam, tak ada yang memulai percakapan kembali. Hanya detak jam dinding dan napas mereka yang saling bertaut. Perlahan, Darren menggeser tubuhnya, membalikkan posisi hingga Alena kini terbaring di sisinya. Handuk mandi yang longgar di tubuh Alena sudah terlepas dan tergelatak di antara mereka, tetapi tak satu pun dari mereka yang peduli. Kulit bersentuhan dengan kulit, hangat dan rasanya begitu akrab. Tangan Darren tak berhenti menyentuh setiap inci dari lekuk sang istri. Ia membelai punggung Alena dengan telapak tangannya yang besar, meraba lekuk tulang belakang dengan ujung jari, sementara Alena menggambar pola-pola tak berarti di d**a suaminya. Momen intim yang selalu menjadi bagian ternyaman setelah beraktivitas seharian, sampai Alena mengakhiri kesunyian terse

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD