Di Tangan Para Lawyer

1854 Words

Gedung pengadilan berdiri di bawah langit cerah hari ini. Di ruang sidang utama, suasana tegang sudah terasa sejak pintu terbuka satu jam lalu. Kursi-kursi kayu di ruangan itu dipenuhi oleh para pengacara, beberapa jurnalis, dan segelintir pengunjung yang ingin menyaksikan jalannya persidangan pertama kasus pencemaran nama baik yang melibatkan keluarga besar Wibisono. Tuan Wibisono duduk tenang di kursi paling depan, di belakang meja tim kuasa hukumnya. Pria tua itu mengenakan setelan gelap dengan dasi biru tua, rambut berubannya disisir rapi ke belakang. Wajahnya yang kaku tidak menunjukkan emosi apa pun, seolah ini hanyalah meeting biasa di kantornya, bukan persidangan yang bisa menentukan masa depan lawan. Pria itu selalu tampil dengan penuh persiapan, apalagi menghadapi rival bisn

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD