Tiket Pesawat Ke Swiss Untuk Revan

1178 Words

"Mau kemana kamu?" seru Dylan ketika dilihatnya Mark beranjak dan menyambar jaketnya, lalu melangkah lebar menuju pintu. Mark berbalik dan menunjuk Dylan. "Duduk disana dan pastikan kamu menekan tombol Enter setelah layarnya berubah!" katanya. Dylan membuka mulut hendak bertanya, namun Mark sudah terlanjur menghentak langkah keluar dari ruangan. Mark berjalan keluar dari kantor sambil menggerutu dalam hati. Kelakuan anak bosnya itu memang diluar kemampuan anak biasa. "Merepotkan saja!" gerutunya jengkel. Dia menuju mobil dan segera masuk, tanpa menunggu waktu lama langsung tancap gas meninggalkan halaman parkir. Di sekolah, Rio menatap datar Revan yang tengah tertawa terbahak-bahak sendiri. Tapi dia paham apa yang dilakukan temannya itu sudah membuat kacau kantor ayah mereka. "Meman

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD