63, HOREE yang Menghentikan Segalanya

1002 Words

Melihat Dika terus mendesak, Irwan tak bisa lagi berpura-pura tenang. Wajah Mimi terlihat jelas-bersalah, ragu, dan terlalu jujur untuk situasi setajam ini. Irwan mengenal tipe perempuan seperti itu. Sekali merasa punya janji, ia akan berusaha menepatinya, meski harus mengorbankan dirinya sendiri. Dan itu yang membuat dadanya menyesak. Tidak bisa, batin Irwan tegas. Aku sudah menyukainya. Gengsi yang selama ini ia banggakan tiba-tiba terasa tidak ada artinya. Ia sudah pernah kehilangan sekali, terlalu lambat, terlalu diam, terlalu sibuk menjaga harga diri. Ia tidak akan mengulang kesalahan yang sama. Kali ini, kalau aku diam lagi… aku benar-benar akan kehilangan gadis yang kusukai. Irwan menarik napas panjang. Lalu melangkah maju dengan tekad. ------- Irwan tiba-tiba merangkul bah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD