Tatapan Sheya dan sang putri bertemu di cermin rias. Wajah putrinya itu pagi ini terlihat lebih berseri-seri, senyumnya lebar maksimal dan selalu memanggilnya dengan nada manja. “Ibuu … Hari ini Sera mau dikuncir dua ya, Ibuuu. Setelah dikuncir dua mau dikepang ya, Ibuuu. Terus pakai jepit yang donat ini dan gambar pisang ini, Ibuuu.” Anak itu mengambil jepit rambut gambar donat dan pisang yang ada di kotak jepitannya. “Siyappp, cantik. Ibu akan buat Kak Sera cantik hari ini. Senang, ya, mau bertemu teman-teman baru?” Anak itu langsung mengangguk semangat, tidak ada sedikit pun perasaan takut dan gelisah karena akan memasuki lingkungan baru, dan itu membuat Sheya benar-benar lega. Dulu, saat Sheya masih mengajar, setiap tahun ajaran baru, Sheya pasti menemui satu dua anak yang akan

