Bab 173 | Mengusahakan Kehidupan Terbaik

3220 Words

Di weekend-nya kali ini, Sera terlihat sangat bersemangat bahkan sejak membuka mata. Bibirnya terus mengulum senyum ceria, terus berceloteh dengan adiknya perkara mereka yang akan bertolak ke Bandung pagi ini. Sheya dan masnya yang melihat antusiasme putri mereka juga merasakan kebahagiaan yang dipancarkan dari anak itu. "Ibuuu ... Setelah ini Sera mau mandi, ya, Ibuuuu." Ucapnya saat masih menikmati sarapannya. "Tunggu beberapa saat dulu, ya, cantik, biar nasinya turun dulu baru mandi. Sementara main-main dengan adik Nai dulu, ya?" Anak itu langsung mengangguk semangat setelah mendengar saran ibunya. "Baik, Ibuuuuu. Tidak sabar mau bertemu Kakekkkk." Ucapnya girang. "Mau bertemu Kakek atau mau memetik strawberry?" Goda Juna dengan senyum penuh makna. Sera langsung tersenyum-senyum

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD