Bab 152 | Kenapa Seperti Ini?

2631 Words

Kinnas tersentak dari tidurnya begitu mendapat panggilan telepon di pagi buta. Bahkan suaminya yang masih lelap pun ikut terjaga sambil meraba-raba kaca matanya. “Siapa, Ma? Tidak biasanya ada panggilan di jam segini.” “Juna, Pa. Aduh, ada apa, ya? Perasaan Mama tidak enak, Pa.” Mama Kinnas menekan dadanya sambil mengangkat panggilan telepon itu. “Assalamualaikum, Ar. Ada apa? Sheya baik-baik saja, kan?” Mama Kinnas langsung menembak pada hal yang membuat hatinya resah, entah kenapa dia langsung kepikiran dengan menantunya itu yang memang sedang di masa-masa menjelang kelahiran. -Kami sudah di rumah sakit, Ma. Sheya kontraksi dini hari tadi, tapi masih pembukaan empat. Juna mau minta tolong, tolong ke rumah Juna dan lihat Anas, ya, Ma? Tolong bantu dia bersiap ke sekolah juga.-

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD