Jevian 07

1555 Words

Malam itu seharusnya berakhir ketika Jevian melangkah keluar dari kontrakan Clara. Tapi ternyata tidak. Tidak sama sekali. Begitu ia menutup pintu, hujan kembali turun—lebih deras dan tiba-tiba, seperti langit sengaja memaksanya untuk bertahan. Clara yang hendak menutup pintu terkejut ketika Jevian masuk lagi dengan wajah tanpa dosa. “Aku menginap di sini,” katanya seolah itu hal paling normal di dunia. Clara membelalak. “Apa? Tidak! Kau harus pulang. Ini sudah malam, Jevian.” Tapi pria itu justru melepas sepatunya, menaruh ponselnya di meja kayu kecil, lalu tanpa rasa bersalah rebahan di sofa butut yang sudah mulai kempes. “Aku capek sekali. Aku tinggal di sini malam ini.” Clara menghela napas panjang, sangat panjang, bahkan lebih panjang daripada kontrakan itu sendiri. “Jevian, kau

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD