Kami Bersama

2464 Words

Akhirnya ada momen Satya mau berbagi sedikit demi sedikit mengenai kehidupannya, Hansika tidak memaksa. Akan menunggu sampai waktu yang Satya rasa tepat dan siap. Ia pun akhirnya tahu jika Satya bukan hidup sendiri karena kedua orang tuanya sudah meninggal, tetapi karena sedari kecil, yang ia tahu hanya memiliki seorang Ibu sampai Tuhan mengambilnya dan membuat Satya sendiri. “Papi aku ganggu?” tanyanya yang muncul ke ruang kerja. Ia sudah berpakaian rapi, siap pergi keluar dengan saudaranya Izz juga Saluna. Nanti akan makan malam di luar sambil pada rencana Hansika akan jujur pada izz mengenai Satya. Satya sendiri hari ini libur, dia tidak datang ke rumah. Hansika memintanya nanti juga datang di tempat yang sudah ditentukan. Sejujurnya, jantung Hansika berdebar-debar kuat sejak memu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD