Dengan Sepenuh Hati

2843 Words

Saluna menyandarkan bahunya pada salah satu lemari berkaca di sana sambil memandang pada walk-in closet dikamar kakaknya yang luas. Ia melipat tangan di d**a, memperhatikan kakaknya, Hansika, yang tampak seperti manekin hidup yang sedang kebingungan. Menyisir setiap gaun desainer dari berbagai rumah mode ternama, yang menarik di ambil untuk dinilai lalu jika tidak cocok dia kembalikan, atau berakhir berserakan di atas sofa yang ada di sana. “Sudah satu jam begini... Ka, aku serius, pakai apa pun kamu tetap cantik. Lemari ini isinya koleksi kurasi terbaik, tidak ada satu pun baju di sini yang gagal membuatmu terlihat memukau, apalagi dimatanya Ka Satya!” goda Saluna sambil terkekeh pelan. Hansika mendengus, mengangkat sebuah gaun berwarna hitam dengan potongan leher rendah. “Aku tahu, Sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD