Sesampainya di tempat yang ditentukan, suasana kencan yang mereka rencanakan sedikit bergeser menjadi pertemuan formal yang canggung. Hansika dan Satya sudah duduk di salah satu bilik restoran yang cukup privat ketika sosok Svala muncul dari balik pintu masuk. Satu hal yang mengejutkan mereka berdua ialah Svala datang sendirian. Tidak ada Luca yang biasanya selalu menempel padanya, dan tidak ada pengawal atau Vihan yang membayangi di belakangnya. Tentu saja, Satya berpikir Vihan tidak mungkin menghendaki pertemuan ini terjadi. “Mustahil Vihan tahu, bahkan berpikir dia datang bersama Svala.” Ucapan sang suami membuat Hansika menoleh, menatapnya sejenak sebelum kembali pada Svala mengenakan pakaian yang sangat sederhana, namun wajahnya tampak lelah terlihat dari tatapan dan senyum yang

