Bab 74

1757 Words

“Belum tidur? Atau, kebangun?” Raga baru saja sampai di ujung tangga lantai dua, dan menghentikan langkah. Ia melihat Lintang keluar dari kamar, saat waktu hampir menunjukkan pukul 12 malam. Gadis itu baru saja menyalakan lampu di lantai dua, dan tampak terkejut melihat Raga. “Mas Raga … baru pulang?” Lintang tidak meneruskan langkah. Masih berdiri di samping saklar, karena baru saja menyalakan lampu. Tatapannya sedikit bergeser ke belakang Raga, yakni melihat ke arah tangga. “Safir ke mana?” Dahi Raga mengerut. Ia kembali melangkah, tetapi tidak menuju ke kamarnya. Kakinya mengayun pelan dan lelah, ke arah Lintang. “Ngapain kamu tanya Safir?” Lintang mengangkat kedua alisnya. Meskipun pria itu terlihat lelah dan tidak karuan, tetapi Raga masih punya tenaga untuk meninggikan kalimatnya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD