Bab 76

1365 Words

“Makasih, Bik,” ujar Lintang setelah mendapati kardus yang berisi barang-barangnya. Memang tidak banyak. Hanya ada empat wadah berukuran kardus mi instan, yang tergeletak di hadapannya. “Sama-sam–” “Cuma segini, Bik?” tanya Raga memutus ucapan asisten rumah tangga, yang sudah lama bekerja di rumah itu. “Nggak ada kardus lainnya?” “Iya, Mas. Yang lain sudah dikasih ke orang,” ujar sang bibik. “Disuruh Ibu, sama non Biya. Jadi, cuma ini sisanya.” “Nggak papa, Bik,” sambar Lintang sembari berjongkok. “Tolong panggilkan pak Darto. Saya minta tolong bawain kardus-kardusnya ke mobil. Mau saya bawa aja.” Sang bibik mengangguk, dan segera berpamitan pergi dari gudang. Raga ikut berjongkok. Memberi sedikit jarak dengan Lintang. “Aku minta maaf kalau kamu ngerasa nggak nyaman ada di sini.”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD