Kepanikan melanda kabin mobil sedan mewah itu dalam hitungan detik. Hawa panas gairah yang tadi memenuhi udara seketika lenyap digantikan oleh hawa dingin mencekam seolah malaikat maut sedang berdiri di luar jendela. "Celana dalam aku mana Leon! Mana!" desis Tiana panik sambil meraba-raba lantai mobil dengan tangan gemetar. Wajahnya pucat pasi. Leonel bergerak dengan kecepatan kilat namun tetap tenang. Dia memungut benda kecil berbahan renda itu dari bawah jok kemudi dan menyodorkannya pada Tiana. "Pakai. Cepat. Jangan banyak bergerak atau mobil ini bergoyang lagi," perintah Leonel tegas sambil merapikan ritsleting celananya sendiri dan mengancingkan kemejanya yang berantakan. Tiana memakai pakaian dalamnya dengan gerakan akrobatik yang sulit karena ruang sempit. Dia menyambar keme

