Aku Sakit...

1268 Words

Setibanya di rumah, raut wajah Daania menunjukkan kecemasannya akan kondisi Evans saat ini, ia melangkah mondar-mandir seorang diri di ruang keluarga sambil menunggu kepulangan Mario. "Ya Tuhan, tolong jaga suamiku, lindungi dia dari berbagai macam marabahaya, jangan biarkan dia terluka, apalagi kesakitan, Tuhan. Tapi, aku percaya papa tidak akan melukai Evans, papa tidak pernah membohongiku!" gumam Daania mencoba meyakinkan sekaligus menenangkan dirinya sendiri. Terlihat wanita cantik yang tengah hamil besar itu memilin jemarinya, sesekali menggigit bibir bawahnya kuat-kuat. Ia begitu gelisah menantikan kepulangan Mario yang masih belum menunjukkan batang hidungnya. Setelah menunggu cukup lama, akhirnya sosok yang sangat ditunggu oleh Daania mulai muncul di hadapannya. "Kenapa kamu bel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD