Sunyi masih menggantung. Namun kali ini … tidak seberat sebelumnya. Gwen masih dalam pelukan Maxim saat langkah pelan terdengar mendekat. Bella. Ia berhenti beberapa detik. Menatap Gwen. Melihat air mata yang belum benar-benar berhenti. Melihat seseorang yang selama ini selalu kuat … akhirnya retak. Dan tanpa banyak kata ... Bella melangkah maju. Memeluk Gwen. Erat. Gwen sedikit terkejut. Tubuhnya menegang sesaat. Namun Bella tidak melepas. “Aku di sini …” bisiknya pelan. Jeda. “Sekarang aku bukan cuma sahabatmu …” Napasnya bergetar sedikit. “… aku keluargamu.” Kalimat itu sederhana. Namun jatuh tepat di tempat yang paling kosong. Gwen tidak langsung membalas pelukan itu. Beberapa detik berlalu … lalu perlahan ... tangannya terangkat. Membalas. Erat. Air matanya kemb

