71. Indira Bertemu Kakek

1497 Words

Pesan dari Arman masuk tepat ketika Indira baru saja duduk di kursinya setelah rapat kecil bersama tim. [Indira sayang, nanti pulang on time ya. Malam ini kita diundang kakek makan malam. Beliau ingin ketemu cucu mantunya.] Indira menatap layar ponselnya agak lama. Kata sayang yang Arman berikan berhasil membuat dadanya terasa hangat sekaligus pipinya memanas. Jemarinya refleks menyentuh pipi sendiri, memastikan apakah benar memerah atau hanya perasaannya saja. “Ya ampun,” gumamnya lirih. “Kenapa?” suara Sela menyambar dari samping. Indira tersentak. Ia cepat-cepat mengunci layar ponsel, tapi senyum yang terlanjur merekah di wajahnya terlalu sulit disembunyikan. Sela menyipitkan mata. “Senyum kamu tuh mencurigakan banget, In. Habis dapet chat dari siapa?” “Nggak ada,” elak Indira te

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD