80. Siap Melangkah Maju

2517 Words

Indira menatap Arman yang duduk di sampingnya. Pagi ini mereka menikmati makan pagi dengan tenang tanpa terburu-buru. “Mas,” ucap Indira pelan, memecah keheningan. “Hm?” Arman menoleh, sembari mengunyah makanannya. “Setelah ini mungkin saya akan banyak menyibukkan diri di Akbar Group.” Indira menarik napas sebentar. “Eum … lalu bagaimana dengan kerjaanku di Wijaya Karya? Rasanya akan sangat susah kalau saya harus mengerjakan dua-duanya.” Arman tersenyum, seolah pertanyaan itu sudah ia perkirakan sejak lama. Ia meraih tangan Indira yang ada di atas meja, lalu menggenggamnya. “Sayang, jangan khawatir,” ucapnya lembut. “Kamu fokus saja memperbaiki Akbar Group. Itu tanggung jawab besar dan memang sudah seharusnya kamu pegang penuh.” Indira menatap Arman, masih menyimpan rasa tak enak di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD