Setelah Arsya pulang, Dede baru sempat meraih ponselnya yang sejak tadi ia letakkan di atas meja rias. Layar menyala, dan notifikasi langsung berderet muncul. Tiga panggilan tak terjawab dari Tanti. Waktu panggilannya lebih dari satu jam yang lalu. Tepat saat Dede turun untuk makan malam bersama Papa dan Mamanya. Ada satu voice note juga. Dede langsung menekannya. "Kayaknya apa kali kalian berdua ya, nggak ada kabar sama sekali." Nada suara Tanti terdengar setengah kesal, setengah menggoda. Dede mengerutkan dahi. "Apa sih ini," gumamnya pelan. Tanpa menunggu lama, ia langsung menekan tombol panggil. Walaupun Tanti meneleponnya satu jam lebih yang lalu, Dede yakin sahabatnya itu belum tidur. Jam segini mana mungkin Tanti sudah terlelap. Panggilan pertama tidak diangkat. Panggilan

